oleh

Prabowo :Indonesia Tahun 2025 Terancam Krisi Air Bersih dan Impor BBM

Capres nomer urut 02 Prabowo Subianto menyebutkan Indonesia terancam alami krisis air serta Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 2025. Penduduk juga disuruh untuk menyiapkan diri semenjak awal.

“Jika tidak kita kerjakan persiapan dari saat ini kita krisis air, permukaan laut naik, krisis bahan bakar. Saudara-saudara, ini permasalahan,” kata Prabowo, dalam Ceramah Berkebangsaan Akhir Tahun Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor, yang diupload di di situs facebook-nya, pada Minggu (30/12).

“Sudahkah antisipasi? 2025 tidak jauh dari saat ini,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Prabowo mengatakan hal itu dalam pidatonya waktu tengah menuturkan masalah prasyarat negara adil makmur. Dia menjelaskan negara mesti jamin keamanan, pangan, daya, serta air. Sesaat, ada beberapa permasalahan dalam agunan negara pada tersedianya beberapa hal itu.

Baca Juga : Pernyataan Novel Bamukmin soal Video Prabowo Joget Poco-poco di Perayaan Natal

Pertama, tersedianya air. Hal tersebut, kata Prabowo, dibuktikan dengan tidak terdapatnya air bersih buat masyarakat ibu kota negara sendiri. “Di ibu kota, di Tanjung Priok [Jakarta Utara], tidak lebih dari 1 jam dari istana presiden, 1,5 jam dari MPR-DPR, rakyat kita tidak mendapatkan air bersih. Orang ada mesti beli air bersih di ibu kota negara yang 73 tahun merdeka,” katanya.

“Di Sragen [Jawa Tengah] rakyat butuhnya air. Mereka tidak meminta kaus atau apakah. Mereka perlu air. Belumlah NTB, dimana saja. Sesaat kembali Indonesia jika, tidak berhati-hati, krisis air,” tambah Prabowo.

Bahkan juga, tuturnya, krisis air itu diperparah dengan naiknya permukaan air laut. Dengan mengaku berdasar pada data PBB, dia kembali menyebutkan jika air laut bahkan juga akan sampai ke lokasi Bundaran HI, Jakarta Pusat.

“Ramai waktu saya papar ini dahulu. Tetapi Menteri PU [Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat/PUPR] kabinet saat ini membetulkan saya. Memang benar ada peringatan PBB air pantai utara Jakarta akan masuk ke Bundaran HI. Berapakah orang kehilangan rumah itu,” katanya.

Awal mulanya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku ada perkiraan Jakarta akan terbenam karena penurunan muka tanah. Penyebabnya, pemungutan air tanah yang terlalu berlebih.

Untuk menahan hal tersebut, kata Basuki, pemerintah membuat kebijaksanaan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang gagasan awalannya dibuat Juli 2016 tetapi sampai sekarang belumlah direalisasikan. Memiliki bentuk, pembangunan tanggul raksasa.

“Saya kan sempat katakan dahulu, [pesisir Jakarta] 15 tahun kembali akan terbenam. Kita mesti membuat tanggul,” kata Basuki, di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (21/11).

Masalah krisis BBM tahun 2025, Prabowo menjelaskan cadangan BBM dalam negeri akan habis pada tahun itu. Akhirnya, dia menyebutkan Indonesia akan penuhi keperluan bahan bakarnya murni dari import. “2025 Indonesia akan import 100 % BBM. [BBM] kita habis. 100 %. 2 juta barel satu hari [impor],” Ujar Prabwo

Komentar

News Feed