oleh

Polisi Menangkap Penyebar Hoax Ijazah Palsu Jokowi Terancam 3 Tahun Bui

-Berita-74 views

Garudanews.com, – Polisi tangkap Umar Kholid Harahap (28) yang disangka sebarkan berita bohong (hoaks) berijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Atas tindakannya, Umar terancam pidana 3 tahun penjara.

“Benar, terduga ialah diamankan serta sekarang ini masih tetap diperiksa,” ujar Kepala Biro Penerangan Penduduk (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (19/1/2019).

Umar dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-undang Nomer 1 Tahun 1946, serta/atau Masalah 207 KUHP. Dari ke-3 pasal itu, intimidasi hukuman tertinggi berada di Pasal 14 ayat 2 UU 1/1946

“Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.”

Polisi tangkap Umar pada Sabtu (19/1) pagi hari jam 00.30 WIB di kediamannya, Bekasi Timur, Jawa Barat.

Umar sebarkan hoaks ijazah Jokowi palsu melalui account sosial media Facebook kepunyaannya. Umar baralasan membuat posting-an untuk mencari tahu kebenaran masalah ijazah Jokowi palsu.

Awal mulanya, ijazah SMA Jokowi didakwa palsu karena tercatat lulus pada 1980. Netizen menganggap SMAN 6 Surakarta tempat Jokowi bersekolah baru berdiri pada tahun 1986. Sementara di ijazah Jokowi tertuliskan SMPP. SMPP ialah Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan yang disebut cikal bakal SMAN 6 Surakarta.

Komentar

News Feed