Magelang Bayi Kembar Empat Lahir di Awal Ramadan

Garuda News – Bayi kembar empat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan lahir melalui operasi caesar di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Gladiool, Kota Magelang, Sabtu (27/5/2017), bersamaan dengan hari pertama puasa Ramadan. Bayi tersebut merupakan putra pasangan Suprihatin (30) dan Sari Nuryani (25), warga Kampung Tidar Dudan RT 03 RW 12, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Bayi kembar empat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan Lahir di Bulan Ramadhan
Dalam operasi caesar yang berlangsung sejak pukul 08.00-09.30 WIB tersebut, terlibat dua dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta dua dokter spesialis anak serta melibatkan beberapa perawat. RSIA Gladiool baru pertama kali menangani operasi caesar dengan kembar empat.

Sari Nuryani mengaku mengetahui bakal memiliki anak kembar saat memeriksakan kandungannya di usia dua bulan. Ketika itu, dokter yang memeriksanya memberitahukan kandungan kembar dua. "Tapi setelah periksa kandungan umur tiga bulan, ternyata ada empat janin di dalam kandungan," kata Sari saat ditemui di Bangsal Mawar 2 RSIA Gladiool, Kota Magelang, Senin (29/5/2017).

Pasangan ini menikah pada 2015 dan setelah menunggu dua tahun, kemudian dikaruniai anak kembar empat. Selama kehamilan hingga proses melahirkan, berat badannya bertambah 16 kilogram, dari semula 70 kg menjadi 86 kg. "Dari keluarga memang ada garis keturunan kembar yakni paman, kembar dua."

Melalui operasi caesar tersebut, bayi lahir dengan urutan pertama lahir berjenis kelamin laki-laki, kedua dan ketiga perempuan, serta keempat laki-laki. Keempat bayi tersebut diberi nama tengah Atinsa, yang merupakan perpaduan nama Suprihatin (Atin) dan Sari (Sa).

Keempat bayi tersebut diberi nama Rasya Atinsa Ramadhan, Nikaila Atinsa Ramadhani, Arsyila Atinsa Ramadhani, dan Rafka Atinsa Ramadhan. "Semua lahir hanya selang satu menitan," katanya.

Salah satu bidan RSIA Gladiool Kota Magelang, Endriana Ika mengatakan, keempat bayi kembar lahir dalam kondisi sehat dengan masing-masing berbobot 1,2 kilogram, 1,85 kilogram, 2,1 kilogram, dan 2 kilogram. Keempat bayi masih dalam perawatan di inkubator. "Untuk bayi ketiga butuh bantuan napas karena keluarnya terakhir," katanya.

Menurutnya, proses kelahiran ini ditangani dua dokter spesialis kebidanan dan kandungan, yakni dr Doddy Susanto dan dr Yunita Erlina serta dua dokter spesialis anak, yakni dr Soelistiyono dan dr Chrisna Hendarwati.