Hadirkan 7 Saksi Kasus Korupsi E-KTP

Garuda News Sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tujuh orang saksi dihadirkan dalam sidang tersebut.
Kasus Korupsi E-KTP 
Mereka diantaranya Direktur Utama PT Polyartha Provitama Ferry Haryanto, Vice President Internal Affair PT Biomorf Lone Indonesia Amilia Kusumawardai Adya Ratman. Kemudian, Direktur Keuangan PT Quadra Solutions Willy Nusantara Najoan, Kasubag Perbendaharaan Sesditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Junaidi, Staf Andi Narogong Melyanawati, Kassubag Sistem dan Prosedur Direktorat Dukcapil Endah Lestari.

"Dan Nadjamudin Abror (Pegawai PT Superintending Company of Indonesia / Sucofindo)," ujar Humas Pengadilan Tipikor Jakarta Yohanes Priyana, Senin (22/5). Diketahui, sejauh ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang tersangka yakni Andi Agustinus alias Andi Narogong, Sugiharto dan Irman.