Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Geram Orang yang Memecat Saya Pengkhianat Partai Sesungguhnya

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut orang-orang yang memecatnya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan penghianat partai yang sesungguhnya lantaran menolak adanya perbedaan.

"Orang-orang yang memecat saya, yang saya tunjukan ini adalah orang yang salah. Penghianat partai yang sesungguhnya," sebut Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta,

Fahri mengungkapkan, gugatan yang dilayangkannya ke pengadilan bukan ‎karena dirinya tidak loyal. Melainkan, kata dia, salah satu cara yang ditempuhnya untuk menyelamatkan partai.

"Sekarang ini dikembangkan, saya menggugat di pengadilan dia bilang tidak loyal terhadap partai itu salah! Saya justru ingin menyelamatkan partai saya, makanya saya pergi ke pengadilan," papar Fahri.

Oleh karenanya, lanjut Fahri, saat ini dirinya belum dapat dicopot dari jabatan Wakil DPR RI lantaran gugatannya tersebut masih dalam proses di Pengadilan Jakarta Selatan.

"Ya masalahnya ada gugatan. Itu sudah selesai, begitu digugat, bacalah UU MD3 itu secara baik. Bacalah UU parpol secara baik. Begitu ada gugatan, proses selesai, mesti berhenti. Itu adalah jaminan supaya tidak ada kezaliman karena ini sedang digugat. Karena hasil dari gugatan itu kan nanti sudah memiliki kekuatan hukum tetap baru boleh diganti," ucap Fahri.

Ia‎ menambahkan, adanya perbedaan pendapat dalam partai politik merupakan hal yang sehat. Sehingga, dirinya menyesalkan adanya pernyataan Ketua Umum PKS Sohibul Iman yang mengatakan anak dan istrinya akan tetap berada di PKS meskipun dirinya telah dipecat.

"Perbedaan pendapat di partai itu sehat. Makanya kalau Sohibul Iman bilang istri dan anak dibiarkan, enggak boleh gitu. karena antara partai dan individu mesti dipisahkan