Netizen Geram Kelakuan Petugas Dishub Menghajar Seorang Pengendara Mobil


Garuda News –Sebuah foto kisah jadi viral menyebar di sosial media Facebook dan Path.
Netizen melaporkan sebuah kejadian yang bikin geram, Rabu (13/4/2016) sore.
Beberapa petugas Dinas Perhubungan didepan Mall Kota Kasablanka dilaporkan menghajar seorang pengendara mobil.

Menurut laporan netizen pengendara mobil yang tak sengaja menabrak mobil dishub telah meminta maaf namun bukannya bicara baik-baik petugas dishub justru menghajar pengendara tersebut.
Pengendara sekitar yang melerai malah jadi sasaran 'amukan' si petugas.


Akun Facebook Nizam melaporkan peristiwa tersebut
"Bantu Share Biar ini petugas Dishub terkenal!!"

"Kejadian didepan Mall Kota Kasablanka,pengendara mobil ngerem mendadak nabrak mobil itu dishub,si pengendara mobil turun dan meminta maaf kepada itu orang dishub,tapi malah si pengendara di kerubungi petugas dishub lain nya dan menghajar ramai2 si pengendara!!"

"Mau di lerai sama orang yg ngelihat tapi para petugas arogan ga berprikemanusiaan itu sombong dan ngomong : Gue ini petugas, lo diem aja gue petugas!!! "
"Sungguh songong nih orang!! Plat No.mobil dishub nya : B 8566 WU."
"Share biar itu orang dipecat dari kerjaannya!!!"
Irfan Nizam juga kemudian bagikan foto dan status temannya bernama Shendy yang berada di lokasi.

Beredar di sosial media PATH/SHENDY
Berikut keterangannya melalui akun Path:
"Ada orang ngerem mendadak gak sengaja nabrak mobil petugas dishub.
Orangnya udah minta-minta maaf dan ampun tapi malah dikeroyok sama 3 petugas dishub."

"Sampai kepalanya bapak ini dijedot-jedotin ke bemper mobil."
"Orang-orang yang mau misahin malah dipukul dan teriak-teriak."
"Gue petugas! Lo diem aja gue petugas!"
"WHAT THE **** INDONESIA!!!!"

"Mentang-mentang petugas di mana rasa kemanusiaanmu??"
"Orangnya udah minta maaf masih aja digebukin ramai-ramai."
Netizen geram, mereka ramai-ramai bagikan foto kisah ini di sosial media.

Tak sedikit yang berharap hal ini sampai ke Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan langsung mendapat ganjaran pemecatan.
Meski demikian masih dilakukan penelusuran dari redaksi apakah petugas-petugas ini merupakan PNS DKI Jakarta atau PNS Kementerian Perhubungan.

Baru beberapa jam diposting sudah ada 7.285 akun Facebook membagikan postingan ini.