Keistimewahan Dibalik Anjuran Mengadzani Pada Bayi yang Baru Lahir

Garuda News – Tradisi membisikan atau mengumandangkan suara adzan pada telinga ketika bayi baru lahir bisanya sudah menjadi hal yang sangat wajib dan sangat di anjurkan terutama di kalangan keluarga muslim yang biasanya dikumandangkan adzan oleh sang ayah. Itulah suara yang pertama kali nya yang harus diperdengarkan terhadap seorang bayi yang baru lahir. dibalik anjuran mengadzani pada bayi yang baru lahir ternyata memiliki keistimewahan yang sangat baik bagi si bayi yaitu karena dapat mersangsang syaraf kecerdasan bayi.
Anjuran Mengadzani Pada Bayi yang Baru Lahir
Anjuran Mengadzani Pada Bayi yang Baru Lahir
Abu Abdillah Muhammad bin Abu Bakar bin Ayyub bin Sad al-Zar'i alias lebih dikenal dengan Ibnul Qayyim al-Jauziyyah didalam kitabnya Tuhfatul Wadud bi-Ahkamil Maulud membahas mengenai kesunnahan mengadzankan ditelinga kanan serta iqamah ditelinga kiri pada bayi yang baru lahir. Ia menyatakan berbagai riwayat berkenaan dengan faktor tersebut.

Dalam kitab yang sama (1/31), Ibnul Qayyim juga mengungkap berbagai rahasia dibalik kumandang adzan pada telinga bayi.
وسر التأذين والله أعلم أن يكون أول ما يقرع سمع الإنسان كلماته المتضمنة لكبرياء الرب وعظمته والشهادة التي أول ما يدخل بها في الإسلام فكان ذلك كالتلقين له شعار الإسلام عند دخوله إلى الدنيا كما يلقن كلمة التوحيد عند خروجه منها وغير مستنكر وصول أثر التأذين إلى قلبه وتأثيره به وان لم يشعر مع ما في ذلك من فائدة أخرى وهي هروب الشيطان من كلمات الأذان وهو كان يرصده حتى يولد فيقارنه للمحنة التي قدرها الله و شاءها فيسمع شيطانه ما يضعفه ويغيظه أول أوقات تعلقه به
وفيه معنى آخر وهو أن تكون دعوته إلى الله وإلى دينه الإسلام وإلى عبادته سابقة على دعوة الشيطان كما كانت فطرة الله التي فطر عليها سابقة على تغيير الشيطان لها ونقله عنها ولغير ذلك من الحكم
“Dan sirr(rahasia) mengadzani bayi, Wallahu A’lam: yaitu supaya yang didengarkan manusia pertama kali adalah ucapan yang mengandung kebesaran Rabb dan keagungan-Nya serta syahadat yang pertama kali memasukkanya kedalam islam, jadi ibarat men-talqinkan-nya tentang syiar Islam ketika memasuki dunia, sebagaimana dia ditalqin ketika keluar dari dunia, dikarenakan juga sampainya pengaruh adzan kedalam hatinya tidak dan kesan adzan pada dirinya tidak dipungkiri, meskipun dirasakan ada faedah lain dalam hal itu, yaitu larinya setan dari kalimat adzan, dimana setan senantiasa menunggunya kelahirannya, lalu menyertainya karena takdir Allah dan kehendak-Nya, maka dengan itu setan yang menyertainya mendengar sesuatu yang melemahkannya dan membuatnya marah sejak pertama mengikutinya.

Lalu saat di kumandangkan adzan apakah sebetulnya sang bayi dapat mendengar adzan saat baru lahir? Serta apa pula reaksinya. Nyatanya yang terjadi merupakan semacam ini:

“Ketika suara adzan itu dibisikan di telinga kanan sang bayi, maka yang terjadi merupakan suara itu sanggup merangsang syaraf kecerdasan bayi untuk berfikir,” ucap ulama cendekiawan muslim Banjarmasin DR Karyono Ibnu Ahmad terhadap Bpost Online. Sedangkan bila dibisikan di telinga kiri, menurut dosen sosilogi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, maka suara itu bakal memunculkan sentuhan rangsangan kecerdasan emosi alias rasa si bayi.

Walau dengan cara fisik sebetulnya bayi baru lahir belum dapat mendengar.
“Namun bisikan adzan itu wajib disertai dengan doa terhadap Allah,” Ujar Karyono lagi