Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

Masyarakat menolak adanya RUU Pilkada dan UU MD
Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

Garuda News – Organisasi pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ari Dwipayana menyimak jalanya pembahasan RUU Pilkada dan juga ditetapkan UU MD3 yang sedang ramai di perdebatkan, RUU Pilkada dan UU MD3 mungkin tidak akan ada jika Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung partai Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi pemenangnya di Pilpres 2014 kemarin.
"Menurut Saya UU MD3 dan RUU Pimilihan kepala Daerah langsung oleh DPR ini merupakan rencana permainan dari politik elite, rencana permaianan dari partai koalisi merah putih," Ujar Ari, saat di wawancara di salah satu stasiun tv swasta berita pada hari Jumat,Jakarta (12/9/2014).

Ari pun berkenyakinan, RUU Pilkada dan UU MD3 merupakan perumusan yang sudah diatur atau direncana oleh kubu koalisi merah putih Prabowo-Hatta dan partai pengusungnya, jika hasil Pilpres 2014 tidak sesuai yang diharapkan Partainya.
"Ini imbas dari Pilpres dan ini terlihat sangat tergesa-gesa. Proses pengambilan keputusan yang diambil, subtansinya tidak jernih, dan hanya permainan politik," ujar Ari.

Lebih jauh dia mengatakan, RUU Pilkada memang proses pembahasannya sudah panjang, tetapi sangat jelas langkah ini hanya sebagai perubahan kepentingan politik. Partai dari Koalisi Merah Putih yang sebelumnya menolak Pilkada melalui DPRD, sekarang malah berubah dengan menolak Pilkada langsung.
"Padahal kan DPR dalam mengambil keputusan itu harus berdasarkan kepentingan aspirasi rakyat," cetus Ari.