Awal Program Pemerintahan Jokowi-JK Akan Terancam DPR

Gedung DPR
Gedung DPR

Garuda News – Setelah ditetapkanya sebagai presiden terpilih Jokowi Dodo dan Jusuf Kalla. Dalam menjalankan awal pemerintahannya, Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) akan terancam dan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan program-programnya yang sebelumnya di jajnjikan dalam kapanyenya. Hal ini yang sampaikan oleh lembaga peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI). "Terdapat hal yang akan dikhawatirkan menjadi ancaman dalam pemerintahan Jokowi. Sehingga diharapkan pemerintahan Jokowi-JK siap,Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Berdasarkan hasil survei LSI yang menyebutkan, Publik khawatir dengan pemerintahan Jokowi-JK jika tidak bisa memenuhi janji-janji kampanyenya setelah dilantik pada 20 Oktober 2014 nanti. Bahkan janji-janji kampanye itu telah tersebar luas di sejumlah media massa.

Terancam pertama, jika pada awal pemerintahan nya dilantik nanti pada 20 Oktober pada 100 hari setelah dilantik yakni akan menerbitkan tiga peraturan presiden yaitu lebih memberdayakan 'wong cilik', yaitu akan menumbuhkan ekonomi dan lebih meratakan pertumbuhan. Kemudian janji kontrak politik yang diperluas menjadi sembilan program nyata yang berisi program pro-rakyat, mulai dari menaikkan gaji PNS sampai pendidikan dan kesehatan gratis dengan kartu indonesia sehat dan kartu indonesia pintar.

Terancam Kedua, khawatir publik kini semngkin terasa dikarenaka koalasi Jokowi-JK di parlemen sangat lemah dan itu akan menyulitkan karena mayoritas kekuasaan di parlemen dikuasai oleh Koalisi Merah Putih. Sehingga program-programnya jokowi akan dipersulit di DPR.

Ujian kenaikan harga BBM yang akan menurunkan tingkat kepercayaan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Karena tidak membela 'wong cilik'. Jika janji kampanye nya yang banyak diharapan publik tidak dapat dipenuhi, maka masyarakat indonesia akan menjadi tidak puas terhadap pemerintahan Jokowi-JK,