Alasan Sebenarnya SBY Tolak BBM Naik Sekarang

Alasan Sebenarnya SBY Tolak BBM Naik
Alasan Sebenarnya SBY Tolak BBM Naik Sekarang

Garuda News – Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yodhoyono mengatakan hasil pertemuannya dengan Presiden terpilih Jokowi di Bali 27 Agustus Silam. Isi pembicaraan pertemuan tersebut menyakut hal-hal yang berkaitan dengan agenda kepemerintahan dan agenda kenegaraan termasuk RAPBN tahun 2015 dan juga APBN Perubahan, tidak terkecuali tentang naiknya harga BBM bersubsidi.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Jokowi minta SBY naikkan harga BBM, pada pertemuan lalu di Bali, namun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan tidak akan menaikkan menaikkan harga BBM. Khususnya harga BBM bersubsidi. ada beberapa alasan mengapa SBY Tolak BBM Naik Sekarang. Berikut alasannya:

1. Kenaikan BBM memacu inflasi
Kenaikan harga BBM akan memacu terjadinya inflasi. Inflasi akan membuat jumlah orang miskin semakin banyak, bahkan membuat orang yang tadinya tidak miskin bisa menjadi miskin. Itu satu pertimbangan inti pemerintah SBY tidak mau menaikkan harga BBM,

2. Menambah beban masyarakat
Dampak utamanya adalah biaya transportasi naik. Beban akan dirasakan langsung oleh masyarakat baik yang menggunakan sepeda motor maupun yang sehari-harinya naik angkutan umum. Diakui atau tidak, naiknya harga BBM akan mengakibatkan masyarakat menjadi terbebani.

3. kenaikan harga kebutuhan pokok
Dampak berikutnya yaitu akan diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, sembako dan lain sebagainya. Dikarenakan seluruh produk yang dibutuhkan masyarakat memerlukan BBM dalam pembuatan atau pengangkutannya.

4. Pemerintah SBY beberapa kali menaikkan BBM
Seperti kita ketahui, pemerintah SBY sudah membuat harga BBM naik berulang kali. BBM sempat naik pada tahun 2005 dengan angka mencapai 140 persen. Pemerintah SBY juga sudah menaikan kembali harga BBM Pada tahun 2013 dengan angka sekitar 33 persen. Maka di akhir masa jabatan ini, pemerintah SBY memandang tidak perlu menaikkan kembali harga BBM.

5. Dalam waktu dekat ada kenaikan harga gas elpiji
Atas desakan Pertamina harga gas elpiji 12 Kg akan dinaikkan dalam waktu dekat. Jika harga BBM juga dinaikkan, maka ini akan semakin menambah beban masyarakat. Jadi SBY sudah tidak mau menaikkan harga BB.

6. Pemerintah SBY sudah pernah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) Pada tahun 2014

Pandangan Masyarakat Mengenai SBY Tolak BBM Naik

Dari beberapa alasan tersebut masyarakat banyak beropini bahwa SBY tidak mau kembali menurunkan popularitasnya, karena masa jabatannya akan segera berakhir SBY memilih menolak bbm naik sekarang. Jika bisa naik setelah kepemerintahan SBY berakhir, kenapa tidak?